Minggu, 23 Januari 2011

Istana Kadriah,tempat bertahta Sultan Dinasty Alkadrie,Silsilah,Bendera,dan lambang kerajaan





(Istana Kadriah,
tempat bertahta Kesultanan dari Dinasty Alkadrie Pontianak,Kalimantan Barat)





( Silsilah Dinasty Alkadrie dari Kesultanan Kadriah Pontianak)




(Bendera dan lambang Kerajaan Dinasty Alkadrie Kesultanan Pontianak)






Kesultanan Kadriah 1771–1950

Ibu kota Pontianak
Pemerintahan Monarki absolut Islam
Sejarah
- Didirikan 23 Oktober 1771
- Penabalan 1 September 1778
- Tragedi Mandor 1950

Kesultanan Kadriah Pontianak didirikan pada tahun 1771 oleh Seorang Putra  dari  Sayyid Husin bin Ahmad bin Husin bin Mohammad yang saat itu menjabat sebagai mufti besar kerajaan Mempawah,dibawah kekuasaan Raja Opu Daeng Manambon.

dipimpin oleh al-Sayyid Syarif 'Abdurrahman al-Kadrie, keturunan Rasulullah dari Imam Ali ar-Ridha.

 Sultan Abdurrahman melakukan dua pernikahan politik di Kalimantan, pertama dengan putri dari Panembahan Mempawah,Opu Daeng Manambon, dan kedua dengan putri Kesultanan Banjarmasin (Ratu Syarif Abdul Rahman, puteri dari Sultan Sepuh Tamjidullah I).

Setelah mereka mendapatkan tempat di Pontianak, kemudian mendirikan Istana Kadariah dan mendapatkan pengesahan sebagai Sultan Pontianak dari Raja Muda Riau, pada tahun 1778.


Sultan-Sultan Kadriah Pontianak 
Sultan  dan Masa pemerintahan

1.  Syarif Abdurrahman Alkadrie (1771-1808)

2 .Syarif Kasim Alkadrie    (  1808-1819)

3.  Syarif Osman Alkadrie (1819-1855)

4.  Syarif Hamid Alkadrie          ( 1855-1872)

5.  Syarif Yusuf Alkadrie (1872-1895)

6.  Syarif Muhammad Alkadrie (1895-1944)

7. Syarif Hamid Alkadrie         ( 1945-1950)

8. Syarif Abubakar Alkadrie (2004 - Sekarang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar